Dia Dia dan Dia


Dia día dan día..
kenapa tidak pernah hilang.. kenapa harus dia dia dan dia
pikiran ini selalu dan selalu memikirkan dia..
padahal belum tentu juga dia memikirkanku.
Bosan dengan semua ini, ingin rasanya membuat kegaduhan,
tapi ku tak sanggup.

hanya hati ini yang ingin berteriak
dan pikiran ini lepas dari kepala.
kenapa harus día día dan día.
Pintu hati rasanya sudah tertutup buat yang lain.
Kenapa tidak bisa untuk yang lain.
Apa salah.. kenapa harus dia dia dan dia lagi.



Apakah dunia ini begitu kecil.
Atau ada alasan lain kenapa dunia ini berasa begitu kecil?
Kenapa?
Apa karena día día dan día?
Rasanya cukup cacian yang diterima..
rasanya cukup kepala yang sudah mau meledak,
karena día día dan día…
Ku tak sanggup lagi.
harus ku bangkit dari semua ini.
Tapi siapa dan kapan?
Apakah ada yang lain
atau sendirian?
Atau juga día día dan día yang melakukannya?

Oh cukup dan cukup..
jangan ada lagi dia
jangan ada lagi dia
dan jangan día lagi.
Cukup sudah cukup.

Comments

Popular posts from this blog

6 Cara Mudah Membuat Orang Lain Suka Kita

Wawangker Olshop