7T: Tenang, Terencana, Terampil, Tertib, Tekun, Tegar, dan Tawadhu.


Pribadi sukses, menurut Aa Gym, memiliki ciri-ciri 7T: tenang, terencana, terampil, tertib, tekun, tegar, dan tawadhu.

1. Tenang
Orang yang terlihat gelisah, panik, temperamental, terburu-buru, selalu reaktif terhadap lingkungan yang mengelilinginya, adalah tanda-tanda dari ketidaktenangan bersikap dan berperilaku. Akibatnya, kehidupan dirinya menjadi tidak sehat, seperti perilaku yang buruk, ceroboh, emosional, membuat keputusan yang tidak tepat, dan sulit berprestasi.
Sebaliknya, pribadi yang tenang terlihat dari kemampuan berpikir jernih, mampu menghimpun informasi secara akurat, tindakan-tindakannya tepatefektif- efisien. Sehingga, hasil yang didapatkan akan baik pula. Untuk membentuk pribadi yang tenang, dibutuhkan keyakinan. Keyakinan ini terbentuk dari ilmu dan pengetahuan yang dipelajari secara mendalam, pemahaman yang tepat, latihan-latihan yang dilakukan, dan hasil dari pengalaman. Tetapi, keyakinan yang hakiki adalah keyakinan akan keagungan, kebesaran, kehebatan, keutamaan, dan pertolongan yang datangnya dari Allah. 
Agar mempunyai pribadi yang tenang, kita dituntut untuk selalu menambah ilmu pengetahuan dan menambah wawasan pada setiap kesempatan, mengamalkan ilmu yang kita peroleh tersebut dan menjadikannya pelatihan diri untuk menjadi lebih tenang dan terkendali.

2. Terencana
Seseorang yang tidak mempunyai perencanaan yang baik dalam hidupnya, ia akan memiliki kecenderungan untuk boros, menyia-nyiakan waktu, tidak efektif dan tidak efisien. Kebalikannya, pribadi yang memiliki perencanaan yang baik dalam hidupnya, ia akan bertindak secara efektif, efisien, hemat biaya – pikiran – tenaga – emosi, mampu meminimalisir resiko, karena segala sesuatunya sudah terukur dengan akurat.

Contoh yang paling gampang adalah orang yang memasuki hutan. Jika ia sudah mempunyai rencana, ia pasti memulainya dengan mengenali peta hutan itu, kemudian bersiap-siap menghadapi rintangan yang mungkin muncul dengan mempersiapkan cara-cara untuk mengatasinya. Perbekalan juga disiapkan dengan cukup. Maka ia akan bisa menikmati perjalanan di hutan itu walaupun menempuh medan yang paling sulit sekalipun.
Agar menjadi pribadi yang terencana, kita bisa berlatih dengan merangkum informasi-informasi di sekitar kita, membuat target waktu, mempersiapkan hal-hal yang berhubungan dengan hal yang ingin kita capai secara detil, kemudian berusaha dengan keras untuk memenuhinya. Walaupun Tuhan akhirnya nanti yang menentukan, kita wajib berusaha dan membuat perencanaan sebaik-baiknya.

3. Terampil
Pribadi yang sukses sangat menguasai bidangnya. Ia sangat ahli, cakap, telaten, cekatan dalam mengerjakan tugas pekerjaannya. Keterampilan yang baik, diperlukan untuk memimpin, mengatur pekerjaan, serta berbisnis dengan benar.
Keterampilan didapatkan dari belajar dan latihan. Terus menerus belajar dan berlatih adalah cara untuk meningkatkan keterampilan.

4. Tertib
Pribadi yang sukses adalah orang yang selalu tertib dan teratur. Pekerjaannya tertata, procedural dan terpantau dengan baik. Orang yang tertib kehidupannya akan begitu tertata. Ia mampu mengatur waktu, bisa menetapkan target-target yang realistis, selalu waspada dengan apa yang dikerjakannya, selalu santun dengan mengutamakan orang lain.


5. Tekun
Pribadi yang sukses adalah orang yang tangguh dalam berproses. Ia menikmati betul apa yang sedang dikerjakannya, dan tidak terburu-buru untuk segera menikmati hasilnya.
Seringkali kita menjadi tidak sabar karena apa yang kita kerjakan tidak segera mendatangkan hasil. Tetapi, dengan menikmati perjuangan yang kita lakukan, dan tidak terburu-buru, justru akan menghasilkan sesuatu yang baik bagi kita karena kita terlatih untuk tugas-tugas atau perjuangan berikutnya.


6. Tegar
Kemampuan dalam menghadapi masalah atau rintangan yang pasti ada dalam perjalanan hidup kita menunjukkan ketegaran kita. Pribadi yang sukses selalu tegar dan sabar dalam menghadapi masalah atau rintangan yang datang. Kita harus percaya bahwa tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan. Badai pasti berlalu, hujan pasti reda, setelah malam yang pekat, terbitlah siang. Kita hanya perlu melatih kesabaran dalam menghadapinya.

7. Tawadhu
Tawadhu adalah rendah hati. Pribadi yang sukses akan menerima keberhasilan dengan rendah hati. Ia sadar bahwa semua yang ia peroleh adalah merupakan kerja bersama dan kehendak Allah.


Comments

Popular posts from this blog

6 Cara Mudah Membuat Orang Lain Suka Kita

Wawangker Olshop