Penawaran, Hal Penting dalam Bisnis Anda

MENURUT Zig Ziglar, “Kalau kita cukup mampu memenuhi apa yang orang lain inginkan, maka kita akan mendapatkan yang kita inginkan pula.”

Oleh karena itu, sangatlah penting bagi kita sebagai seorang yang bergerak dalam bisnis untuk memperhatikan suatu bentuk penawaran yang tepat.

Jika kita mampu memberikan penawaran yang tepat, seperti apa yang orang lain (calon konsumen atau konsumen) inginkan, hasil pemasaran bisnis kita bisa sesuai yang kita inginkan.

Menurut saya, hal pokok paling penting dalam suatu bisnis adalah: 

1. Bukan business card


2. Bukan kantor (secara fisik), kita bahkan bisa memulai bisnis bahkan dari garasi kita, seperti yang telah saya lakukan sendiri.

 Ternyata, setelah saya kelola dengan profesional, meski bermula dari sebuah garasi, bisnis saya bisa berkembang sangat pesat hingga kini. 


3. Bukan Mr Hi Tech. Karena sehebat apa pun teknologi yang Anda punyai dalam perusahaan Anda, tidak akan berarti jika kita tidak mampu memasarkan kelebihan produk atau perusahaan kita.

4. Bahkan, bukan pula produk atau jasa Anda. Yang paling penting dalam suatu bisnis adalah penawaran. Karena, pada hakikatnya bisnis tidak akan ada sebelum adanya penawaran terjadi.

Meski Anda tidak mempunyai produk atau jasa Anda sendiri, sebenarnya Anda bisa menawarkan produk atau jasa orang lain. Seperti saat terjadi stagnasi dalam penjualan apartemen secara nasional, maka saya menawarkan untuk membantu penjualan suatu perusahaan penyedia apartemen agar bisa meningkat pesat.

Kemudian pemilik apartemen menanyakan kepada saya, “Pak Tung bisa menjualkan berapa banyak apartemen saya?” kemudian saya menjawab, “Bukan berapa banyaknya,Pak, tapi berapa cepat saya bisa menjual apartemen Anda”.

Akhirnya, saya menyanggupi untuk penjualan 152 unit apartemen hanya dalam satu hari (secara spontan pemilik apartemen tersebut sangat kaget mendengar jawaban saya). Benar, 152 unit dalam sehari!

Dan saya pun memberikan penawaran, jika saya memang bisa membantu untuk menjual 152 apartemen dalam sehari, saya berhak untuk mendapat satu apartemen gratis, namun jika tidak mencapai target (misalnya hanya 72 apartemen) maka saya akan membayar 50 persen dari satu apartemen yang akan saya beli.

Akhirnya, dengan berbagai strategi marketing yang saya lakukan, target tersebut dapat tercapai tepat waktu. Banyak sekali kita jumpai sekarang ini orang atau perusahaan yang memasang iklan namun tidak memuat suatu penawaran tertentu yang dirancang dengan matang dan terarah.

Hal itu bisa terlihat antara lain di dalam iklan maskapai penerbangan, di satu sisi ada perusahaan yang mengalami kebangkrutan meski sudah beriklan terus-menerus dan salah satu alasannya karena avturnya atau bahan bakarnya naik.

Di sisi lain, ternyata kita bisa menjumpai ada beberapa maskapai penerbangan yang justru membeli beberapa pesawat baru dalam kondisi avtur naik, antara lain karena mempunyai strategi iklan yang efektif, yang mengandung irresistible sensational offer (ISO), yang membuat banyak konsumen berminat kepada maskapai penerbangan tersebut.

Tapi, sayangnya banyak iklan dengan biaya besar tanpa disertai adanya ISO dan tanpa adanya suatu penawaran yang kuat. Sehingga, sering kali suatu perusahaan harus mengeluarkan biaya besar dan hasilnya sia-sia belaka.(*)

TUNG DESEM WARINGIN
Pelatih Sukses No 1 di Indonesia
The most Powerful People and Ideas in Business 2005
(Koran SI/Koran SI/ade)





Sumber : http://economy.okezone.com/read/2010/09/19/23/373499/23/iklan-yang-menggigit-dan-menjual

Comments

Popular posts from this blog

6 Cara Mudah Membuat Orang Lain Suka Kita

Wawangker Olshop