Data Pengganguran AS Tak Mampu Angkat Wall Street
Okezone, 08/10/11 – Penurunan rating saham-saham sejumlah negara Eropa, membuat saham-saham di Amerika Serikat (AS) terkoreksi. Meskipun data pengangguran AS sempat menyokong penguatan Wall Street. Setelah pada Senin 3 September turun ke tingkat terendah dalam 13 bulan, tiga indeks saham utama AS dapat naik pada minggu ini. Ini disokong data pengangguran AS yang mendorong beberapa pembelian di hari terakhir.
Seperti diketahui, Departemen Tenaga Kerja AS mengumumkan, negara tersebut menambahkan 103.000 pekerjaan pada bulan September. Pemerintah AS mengatakan, AS telah menambahkan pekerjaan lebih banyak dari Juli dan Agustus. Namun pada akhir minggu ini, kejayaan Wall Street mulai pudar akibat adanya penurunan peringkat kredit utang Spanyol dan Italia.
"Data ketenagakerjaan dipandang sentimen positif, tapi masalah di Eropa terus membesar. Kami tidak bisa melarikan diri dari krisis utang Eropa," kata manajer portofolio Asset Management Jones Villalta, Thomas Villalta di Austin, Texas seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (8/10/2011).
Imbasnya pada perdagangan Jumat 7 September waktu setempat, indeks Dow Jones turun 20,21 poin atau 0,18 persen ke level 11.103,12. Indeks S&P 500 turun 9,51 poin atau 0,82 persen ke level 1.155,46, dan indeks Nasdaq turun 27,47 poin atau 1,1 persen ke level 2.479,35. Meski begitu, seminggu belakangan ini Dow Joones telah mencatatkan kenaikan 1,7 persen, S&P 500 naik 2,1 persen, dan Nasdaq naik 2,7
persen.
Sementara di zona Eropa, tercatat indeks FTSE 100 naik 12,14 poin atau 0,23 persen ke 5.303,40, indeks DAX naik 30,45 poin atau 0,54 persen ke
5.675,70, dan indeks CAC 40 naik 20,19 poin atau 0,66 persen ke 3.095,56.
Sumber : Okezone.com
Comments
Post a Comment
Silahkan berikan komentar anda tentang postingan ini.
Terima Kasih